Download App
37.35% Ketika Dia Pergi / Chapter 65: Kebodohan Maya

Chapter 65: Kebodohan Maya

"Apa rencana kita selanjutnya?" tanya Maya setelah mereka selesai makan. "Yang jelas gue nggak mau mendekam di kamar hotel hanya untuk menghindari kejaran anak buah Paman. Gue nggak ada hubungannya dengan urusan lo."

Benny menghembus asap rokok elektriknya. Terkadang dia tidak mengerti jalan pikir Maya. Kalau dibilang bodoh, dia cukup pintar. tapi dibilang pintar, kadang pikirannya kayak anak kecil. Naif, mungkin itu kata yang cocok untuk menggambarkan sifat Maya, perempuan berusia tiga puluh empat tahun itu.

Perempuan itu terlalu nekad dan terkadang nalarnya kurang jalan. Beberapa kali Benny nyaris celaka karena tindakan Maya yang grasak-grusuk tanpa pemikiran yang matang. Namun anehnya Benny tak bisa melepaskan diri dari perempuan itu. Ada sesuatu dalam diri Maya yang membuat Benny merasa dibutuhkan dan membangkitkan superioritasnya sebagai laki-laki. Sesuatu yang tidak bisa dia dapatkan selama menjadi suami Tania.


Load failed, please RETRY

Gifts

Gift -- Gift received

    Weekly Power Status

    Rank -- Power Ranking
    Stone -- Power stone

    Batch unlock chapters

    Table of Contents

    Display Options

    Background

    Font

    Size

    Chapter comments

    Write a review Reading Status: C65
    Fail to post. Please try again
    • Writing Quality
    • Stability of Updates
    • Story Development
    • Character Design
    • World Background

    The total score 0.0

    Review posted successfully! Read more reviews
    Vote with Power Stone
    Rank NO.-- Power Ranking
    Stone -- Power Stone
    Report inappropriate content
    error Tip

    Report abuse

    Paragraph comments

    Login