Saat Mikaelo menutup telepon, Agreyta menghampirinya. Mikaelo menjelaskan bahwa ada sedikit masalah yang harus di selesaikan di Italia untuk itu malam ini Mikaelo akan pulang ke Italia.
Agreyta : Masalah serius ya sampai kamu harus pulang?
Mikaelo : Nggak serius koq sayang, hanya kurang dokumen aja nah kan harus aku yang tanda tangani. Aku nggak akan lama hanya beberapa hari besok siang juga aku sudah disini . Kan aku nggak pake pesawat pake ilmu drakulaku hehehe.
Agreyta : Ohh ya sudahlah kalau memang tidak ada masalah yang serius.
Mikaelo : Ya sudah aku pergi dulu ya bilang aja sama ibu dan ayah aku ada urusan sebentar. Mmmuuaacchh
Agreyta : Ya sudah awas jangan genit sama wanita-wanita di sana. Aku cubit nanti kamu.
Mikaelo : Hehehe kamu ini nggak ada aku begitu , aku nggak suka sama wanita lain. Kalau mau dari dulu aku sudah memiliki pendamping buat apa aku sampai menunggu 1000 tahun.
Agreyta : Ya ya aku bercanda sayang. Ya sudah berangkat sana hati-hati jangan sampai nyangkut di awan-awan hehehe.
Mikaelo : Hehehe memangnya aku drakula amatir, itungan sekejap aku mau kemana aja. Ya sudah ya aku pamit duluan.
Agreyta : Inget berubahnya di rumah aja di dalam kamar jangan di jalanan nanti orang-orang sini heboh hehehe
Mikaelo : hehehe siap sayang
Sesampainya Mikaelo di Italia , pada malam itu dia yang sudah berubah menjadi drakula yang kejam . Mikaelo sebenarnya tidak ingin menggunakan cara ini , namun relasinya sudah keterlaluan menipunya. Tak lama dia melihat sosok Mr.Erlino yang baru saja turun dari mobilnya dengan koper berlian lalu dia berjalan sendiri di salah satu gang dan Mikaelo memberhentikan langkahnya.
Mikaelo : Hai...Mr.Erlino mau kemana anda dengan berlian saya. (Mikaelo berada di atas gedung lalu turun dengan ilmunya)
Mr.Erlino : Hah siapa kau , ini milikku
Mikaelo : Liat wajahku lelaki bodoh ...kau mau kembalikan berliannya atau aku sendiri yang akan menghabisimu. Kau lupa apa pura-pura buta aku Mikaelo yang telah kau tipu dengan cek kosongmu .
Mr.Erlino : Hahahaa kau bisa apa , anak muda
Mikaelo : Anak muda katamu, justru umurku jauh lebih tua darimu. Jangan pernah bermain api denganku bapak tua. Ohh jadi kau memilih mati rupanya ya.
Lalu dengan secepat kilat Mikaelo melenyapkan Mr.Erlino , dan jasadnya dia bawa ke alam drakula untuk di binasakan. Karena kalau dia tinggalkan bisa membuat geger para masyarakat setempat. Kemudian berlian itu dia selamatkan dan bawa pulang kerumahnya lagi.
Tak lama sesaat Mikaelo sampai dirumahnya dia di kejutkan oleh kedatangan Mr.Cleon . Mikaelo merasa ada sesuatu pasti kalau Mr.Cleon sudah datang . Lalu mereka masuk dan saling bicara.
Mikaelo : Ada apa lagi ayah, pasti ayah punya maksud kan ini ?
Mr.Cleon : Ayah tahu apa yang barusan kau lakukan, kau ini masih kejam seperti dulu kan. Kenapa di saat aku memintamu untuk bekerja sama mengambil darah suci kau tidak mau.
Mikaelo : Stop ayah, aku tidak menggigit orang itu, aku hanya melenyapkan dia karena sudah banyak korbannya yang sudah dia tipu. Dan satu hal masalah darah suci aku benar-benar tidak tertarik. Karena itu anakku kalau sampai suatu saat ayah menyentuhnya aku bersumpah akan membunuh ayah.
Mr.Cleon : Oke kita lihat nanti anak tampanku siapa yang akan kalah dan siapa yang akan selalu memegang raja drakula hanya ada aku. Hahahhaha
Mikaelo : Aku bilang jangan menguji kesabaranku ayah (Lalu seketika Mikaelo melempar Mr.Cleon ke atas )
Mr.Cleon pun menghantam Mikaelo hingga tersungkur , hingga Mikaelo berubah menjadi wajah yang seram lalu menghempaskan lagi Mr.Cleon. Dan secepat kilat Mikaelo merobek leher ayahnya , namun setelah itu Mr.Cleon menghilang mungkin kembali ke istananya yang berada di Transilvania.
Pada saat itu juga Mikaelo tersadar sudah pagi , dia berjanji akan pulang ke pelukan Agreyta lagi. Sesaat Agreyta sedang berbalik badan saat terbangun tidur dia terkejut suaminya sudah ada di sebelah kasur. Lalu Agreyta memeluk Mikaelo dengan erat. Agreyta tidak mengetahui kalau Mikaelo tadi bertarung sengit dengan Mr.Cleon.
Agreyta : Kamu nich kebiasaan pulang tahu-tahu nongol. Katanya nanti siang pulangnya memang sudah selesai?
Mikaelo : Sudah selesai, hehehe kamu kayak nggak kenal aku aja siapa. Suamimu kan drakula.
Agreyta : Koq aku merasa ada yang kamu sembunyikan ya sayang, hayo aku ini istrimu sudah tahu kamu itu bagaimana.
Mikaelo : Yakin kamu mau mendengarnya, tapi jangan pernah cerita ke siapa-siapa .
Agreyta : Ya siapa sich dan kapan aku pernah begitu. Ceritalah sayang.
Mikaelo : Tadi aku ada masalah sedikit berlianku di bawa kabur dan ceknya kosong. Lalu Mr.Erlino sudah aku habisi karena sudah banyak korban yang dia tipu.
Agreyta : Hmm kamu mulai kan begitu, memang tidak bisa pake jalur polisi. Yang ada nanti lama kelamaan identitasmu terbuka.
Mikaelo : Hahaha pakai jalur polisi makan waktu yang ada berlianku nanti keburu hilang. Tenang saja sudah aku hilangkan dia ke dimensi drakula. Jadi jasadnya tidak bisa di deteksi.
Agreyta : Ohh lalu ada lagi masalah, sepertinya kamu terlihat ada yang di pikirkan.
Mikaelo : Tidak ada hanya masalah drakula muda itu dan Mr.Cleon harus segera aku bereskan satu persatu agar tidak ada korban lagi.
Agreyta : Ya sudah rehat yuk sayang aku sudah ngantuk sekali ini. Besok kan aku dan ibu mau pergi berbelanja keperluan rumah.
Mikaelo : Ohh ya kurang nggak dananya, kalau kurang nanti aku kasih lagi .
Agreyta : Kurang apa nggaklah , uang yang selalu kamu kasih masih banyak banget bahkan kalau di pake bisa buat beli 10 rumah mewah hahhaa kamu ini mentang-mentanh duitnya tidak bisa kehitung suka boros.
Mikaelo : Ya juga ya hahaha ya sudah rehat yuk.
Agreyta : Kamu nggak pake peti tidurnya bisa memang?
Mikaelo : Hahaha ya bisa lah, masa aku disini pakai peti yang ada ayah dan ibu pada pingsan.
Agreyta : Hahaha ya juga ya lupa aku
Kembali ke rumah tahanan daerah Jakarta , tempat Andreas di penjara. Semenjak Andreas di hukum dia selalu berusaha berubah menjadi pribadi yang baru agar hidupnya lebih tentram. Namun terkadang dia merindukan sosok Joana di sampingnya, Andreas selalu menyimpan photo saat masih bersama Joana. "Joana sayang aku akan kembali dengan pribadi yang baik, kau tidak perlu kawatir aku tidak akan menyakitimu tetapi kali ini aku akan melindungimu dari jauh. Aku masih sayang dan cinta sama kamu tunggulah kepulanganku". Lalu teman satu selnya bernama Arba menegurnya.
Arba : Duhh kayaknya cinta mati ini ya sobat?
Andreas : Ya cuman dia satu-satunya wanita yang sanggup merebut hati dan pikiranku.
Arba : Lalu kenapa putus , apa dia selingkuh ya dari kamu
Andreas : Ohh bukan sobat, ada masalah lain panjang ceritanya.
Arba : Ohh semangatlah sobat semoga kalian bisa bersatu lagi.
Andreas : Amin sobat makasih ya doanya
Arba : siap sama-sama
3 bulan kemudian
Tak terasa waktu cepat bergulir, akhirnya hari-hari yang Andreas tunggu datang juga. Dimana hari ini dia akan bebas bersyarat wajib lapor. Sebentar lagi dia akan menghirup udara segar di luar , para sahabat satu selnya sangat sedih harus berpisah dengan Andreas. Karena selama di penjara Andreas selalu bersikap baik kepada semua teman satu selnya. Bahkan juga sering membantu teman-teman satu selnya jika ada masalah keuangan.
Kembalinya Andreas kali ini adalah menjadi Andreas yang baru bukan lagi laki-laki psikopat yang seperti dahulu. Pengalaman di penjara sudah cukup membuat Andreas banyak berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Di tambah adanya sosok Letda Jimmy yang selalu memberikan arahan hal-hal baik untuk Andreas. Letda Jimmy menganggap Andreas sudah seperti anaknya karena anaknya Letda Jimmy sendiri sudah meninggal 3 tahun yang lalu karena kecelakaan motor sebaliknya Andreas juga sudah menganggap Letda Jimmy sebagai ayahnya . Di ketahui kedua orang tua Andreas telah meninggal dalam kecelakaan pesawat saat Andreas masih dalam penjara.
Pak Jimmy : Selamat ya Jimmy kamu sudah bebas, ingat pesan bapak berubahlah dengan sungguh-sungguh.
Andreas : Ya pak tenang saja , saya tidak akan aneh-aneh lagi.
Pak Jimmy : Ohh ya dari sini kamu mau tinggal di mana, kalau kau mau tinggalah bersama bapak. Bapak sudah sendiri sekarang.
Andreas : Lho istri bapak memang kemana?
Pak Jimmy : Sudah bercerai Jimmy karena dia selingkuh dengan pria lain.
Andreas : Ohh ya maafin saya pak , ya sudah nanti saya pulang kerumah dulu nanti setiap sabtu dan minggu saya pasti menginap dirumah bapak ya. Kalau hari biasa tidak bisa karena harus mengurus semua bisnis papa yang sudah lama tidak ada yang memimpin. Ya sudah pak makasih banyak saya pamit dulu.
Pak Jimmy : Baik Jimmy hati-hati ya
Mereka pun saling berpelukan satu sama lain dengan dibanjiri air mata bahagia. Lalu Andreas juga berpamitan dengan semua sahabat satu selnya. Kebaikan Andreas di dalam penjara tidak akan pernah terlupakan. Setelah itu Andreas melangkahkan kakinya keluar pintu gerbang penjara , dia begitu bahagia bisa menghirup udara segar lagi. Pelajaran di dalam penjara membuatnya menjadi teringat bahwa kejahatan tidak akan pernah abadi.
Sesaat dia ingin menaiki taxi , tiba-tiba ada sedan mewah hitam yang berhenti persis di depan Andreas , ternyata mobil itu milik Renata. Andreas yang terkejut melihat wanita bak super model . Lalu Renata dengan wajah barunya mendekati Andreas.
Renata : Halo Andreas bisa minta waktumu sebentar, Perkenalkan Aku Renata. Mantan pacarnya Willy suami dari mantanmu Joana.
Andreas : Apa maumu , maaf aku tidak mengenalmu?
Renata : Aku ingin kita bekerja sama untuk menghancurkan Joana dan Willy.
Andreas : Ohh maaf aku tidak tertarik untuk berbuat jahat lagi. Dan ingat jangan pernah menyentuh Joana, dia terluka sedikit saja kau berurusan denganku paham.
Renata : Aww santai saja Jimmy , lho bukannya kamu dulu menginginkan Joana. Kenapa sekarang kamu jadi sok baik begini.
Andreas : Ya tapi tidak pakai cara licik sepertimu, dan ingat sekali lagi aku bilang jangan pernah menyentuh Joana.
Ssketika Andreas meninggalkan Renata dan Lukas lalu menaik taxi yang sudah ada di depannya. Renata yang melihat perubahan Andreas menjadi terkagum dan semakin ingin mencari tahu siapa latar belakangnya Andreas. "Joana sayang aku kembali dengan pribadi yang jauh lebih baik, maafkanlah aku yang dulu sering menyakitimu.Aku bersumpah akan menjagamu dari jauh".
Sesampainya Andreas di rumahnya dia hanya melihat kesunyian di dalam rumahnya, kedua orang tuanya sudah meninggal. Andreas merenungi " andai saja dulu aku mencintai dan menyayangi Joana dengan hati pasti sekarang aku sudah memiliki keluarga yang bahagia, aku sungguh sangat menyesal dan rencana nanti malam aku akan mampir ke rumah Joana semoga dia bisa memaafkanku".Yang tersisa sekarang hanya harta peninggalan ayahnya Andreas dan beberapa pengawal salah satu pengawalnya yang sangat dekat adalah Julio.
Julio : Tuan muda selamat datang lagi di rumah, dan ini beberapa peninggalan milik Tuan Sebastian dan surat-surat penting.
Andreas : Okelah Julio makasih nanti saya pelajari dulu ya, mulai besok saya yang akan memimpin perusahaan. Tolong kamu siapkan segala sesuatunya untuk keperluan saya besok, saya mau ruangan saya di ganti model beserat alat-alat perlengkapan kantornya. Dan satu lagi tolong nanti terima mobil baru yang sudah saya pesan jenisnya Roll Roys warna hitam ya saya sudah membayar cash. Dan semua rumah ini tolong ganti cat temboknya dan rubah semua furniture lamanya. Nanti barang-barang lama ini bagi-bagi aja siapa yang mau.
Julio : Baik Tuan Muda siap saya laksanakan
Andreas : Oke terima kasih ya
Sementara di tempat lain , Joana yang masih menunggu kepulangan Willy masih setia menunggu. Joana tidak menyadari hari ini akan ada Andreas yang datang kerumahnya. Setelah selesai membereskan rumah dan memasak Joana menghubungi Agreyta untuk saling membicarakan hal-hal mengenai rumah tangga. Suara telepon Agreyta berdering.
"Tuttts Tuttsss"
Agreyta : Halo Jo ya ada apa ?
Joana : Lagi ngapain kamu , wah enak nggak sich tinggal di Eropa?
Agreyta : Ya biasa aja sich Jo, yang nggak tahan kalau dah musim dingin . Main dong kesini nanti kalau putramu sudah besar say.
Joana : Ya pasti nanti aku main
Lalu mereka saling mengobrol , canda tawa kurang lebih satu jam, tak terasa mata Joana sudah mengantuk dan akhirnya mereka saling mengakhiri telepon mereka. Tak terasa dia dan putranya tertidur sangat lelap , tersadar sudah jam 7 malam . Joana langsung bersiap untuk mandi dan bersih-bersih. Sesaat Joana sudah selesai mandi suara bell rumahnya bunyi , Joana berpikir itu Willy suaminya ternyata bukan dia Andreas.
Andreas : Door Halo Joana? Apa kabarmu
Joana : Hah kamu , maaf jangan lagi mengangguku ? Jangan sampai aku panggil polisi .
Andreas : Sssttt tidak perlu tenanglah , aku bukan yang dulu aku kesini hanya ingin meminta maaf, maafkan aku Joana. Maafkan atas segala kesalahanku, aku berjanji tidak akan menganggumu . Walau aku masih menyayangimu.
Joana : Oke oke baiklah kalau kamu sungguh-sungguh aku akan memaafkanmu Andreas.
Andreas : Ya sudah itu saja , dan ini kartu namaku simpanlah jika suatu saat terjadi sesuatu denganmu hubungi aku . Setidaknya ijinkan aku melindungimu Joana untuk menebus semua kesalahanku selama ini kepadamu.
Joana : Ya sudahlah aku simpan , ya sudah pulanglah sana . Aku tutup ya pintunya aku masih banyak pekerjaan di rumah.
Andreas : Ya sudah aku pamit, terima kasih sudah memaafkanku ya Joana.
Joana : Sama-sama Andreas hati-hati kamu
Andreas : Ya Joana makasih
Saat Andreas pulang Joana merenung sejenak dan masih tidak percaya kalau Andreas begitu cepat bisa berubah dan sekarang jauh lebih tampan. "Apa iya Andreas bisa berubah secepat itu ya sudahlah semoga berubah beneran bukan pura-pura".
Di dalam perjalanan pulang Andreas begitu bahagia karena rasa rindunya sudah terobati dengan melihat wajah lembut Joana.
You may also Like
Paragraph comment
Paragraph comment feature is now on the Web! Move mouse over any paragraph and click the icon to add your comment.
Also, you can always turn it off/on in Settings.
GOT IT