Perkenalkan namaku Agreyta Caroline , orang -orang memanggilku dengan sebutan Agrey. Aku salah satu mahasiswi di salah satu perguruan tinggi , aku ambil jurusan S1 Bisnis Manajemen dan Sastra Inggris. Aku tinggal di daerah Jakarta Pusat, Indonesia.
Aku anak tunggal tidak memiliki saudara , ayahku seorang Pendeta dan ibuku seorang pengusaha butik pengantin dan gaun pesta dan jas . Ayahku bernama Michael Wiliam dan ibuku bernama Sonya Setiawan.
Seperti biasa aku masih dalam kesendirian, masih belum memiliki pasangan . Entah kapan namun aku percaya suatu saat Tuhan pasti kasih yang terbaik di waktu yang tepat dan disaat aku juga dah siap.
Aku memiliki sahabat karib yang bernama Joana kami berdua satu kampus namun beda jurusan, Joana S1 Akuntansi Komputer. Kami sering menghabiskan waktu bersama entah itu pergi liburan atau sekedar jalan-jalan di mall.
Joana sering sekali menginap dirumahku, karena kedua orang tuanya sering sekali keluar negeri dan kota untuk bisnis. Aku dan Joana dah seperti saudara sendiri sama-sama anak tunggal.
Joana juga sampai saat ini belum punya pasangan , bukan karena tak cantik tetapi dia terlalu memilih-milih pasangan. Pernah ada yang melamar dari anak kalangan pejabat namun di tolak karena kurang ganteng.
Namun kami jarang berangkat bareng karena jadwal mata kuliah kami berbeda. Tetapi saat senggang Joana singgah kerumahku. Kami saling curhat , berbagi tawa dan canda. Kami jg sudah bersahabat cukup lama sejak kami duduk di bangku SMP.
Selera dan hobby hampir sama, selera pasangan juga sama . Kami sama-sama menyukai lelaki yang ganteng , sukses dan kalem. Namun ya belum bertemu kita. Kira-kira siapa yang lebih dahulu mendapat pasangan ya aku apa Joana.
Malam Hari di rumahku
Sepulangnya aku dari kampus , segera aku bersih -bersih badan . Kemudian aku rehat karena hari ini sangat melelahkanku begitu banyak tugas kuliah yang harus aku selesaikan.
Baru sebentar aku mendengarkan musik , tiba-tiba hembusan angin masuk ke kamarku ternyata aku lupa menutup jendela kamarku. Setelah itu aku tertidur baru sekitar 30 menitan, aku mendengar suara lelaki berbisik di telingaku dan berkata.
"Sebentar lagi aku akan datang sayangku Agreyta, aku merindukanmu" . Dan aku bermimpi lagi melihat sosok lelaki itu tersenyum kepadaku dan terasa nyata sekali . Aku beranjak dari tempaf tidurku dan mencuci mukaku. Aku sangat bingung mengapa selalu bermimpi sosok lelaki tampan bertangan dingin itu.
Malam berlalu pagi menjelang
Agreyta segera mempersiapkan untuk berangkat ke kampus, kebetulan hari ini jadwalku dan Joana sama , dia menjemputku untuk berangkat bareng ke kampus. Di sela perjalanan Agreyta menceritakan mimpinya kepada Joana.
Joana : Kamu kenapa sich kayaknya keliatan beda gitu, ga semangat ?
Agreyta : Mimpi itu lagi Jo, aku tidak mengerti apa arti mimpi itu .
Joana : Ohhh sudahlah mungkin itu jawaban dari Tuhan kalau dia jodohmu nanti.
Agreyta : huhhh...aku tidak tahulah , pusing setiap malam selalu bermimpi yang sama Jo.
Joana : Sudah..berpikir positif aja
Sampailah aku dan Joana di kampus , aku turun lebih dahulu sementara Joana memakirkan mobil sportnya. Sebelum memasuki kelasku aku bertemu kakak seniorku yang bernama Raul . Dia memintaku untuk bicara sebentar, aku tidak tahu apa yang akan dia bicarakan ternyata Raul ingin mengajakku pergi ke acara pernikahan saudaranya.
Raul : Grey bisakah kamu menemaniku pergi ke acara pernikahan sepupuku, please.
Agreyta : Duhh maaf sekali kak Raul aku sudah ada janji dengan Joana mau liburan bersama ke Australia. Kakak ajak aja teman yang lain.
Raul : Yach...malahan aku sudah janji dengan sepupuku aku akan membawa pasangan.
Agreyta : Lho kenyataannya memang aku tidak bisa, lagian kita kan bukan pasangan. Sudah ya aku mau masuk kelas ya, dosen sudah datang.
Agreyta sering sekali di ajak pergi dengan Raul yaitu kakak angkatan di kampus itu namun Agreyta selalu menolak karena Raul terkenal playboy kampus .Hampir semua mahasiswi di sini hingga asisten dosen dipacari Raul. Hanya Agreyta yang tidak bisa dia dapatkan. Karena Agreyta tak menyukai laki-laki playboy.
Waktu cepat berlalu tak terasa , Joana menuju kelasku menjemputku untuk pulang bersama. Agreyta menceritakan ajakan Raul kepada Joana. Joana dulu juga sempat berpacaran dengan Raul namun Joana segera meminta putus karena Raul selalu genit dengan siapapun.
Agreyta : Duhh Kakak Raul apa dia tidak jera ya , masa masih saja mau deketin aku. Aku malas banget dech. Dikiranya aku mau kali hahahhaa.
Joana : Hahahhaa Playboy kampus. Untung dulu sempat ketahuan , aku buru-buru minta putus. Wajah pas-pasan aja sok mau jadi playboy.
Agreyta : Nah itu dia...hahaha...biarin sekali-kali playboy kena batunya ditolak cewek.
Joana : Sudahlah yuk pulang
Akhirnya mereka menuju mobil dan pulang bersama , sesampainya dirumah aku melihat dari jarak 100 meter ada dua buah truk besar . Sepertinya ada yang pindah , barangnya mewah semuanya.
Di kediaman Agreyta
Ayah : Hei anak cantik ayah sudah pulang , gmn kuliahmu senang ?
Agreyta : Senang ayah, tapi lagi banyak tugas aja nich, ohh ya ayah ada orang baru pindahan ya.
Ayah : Masa sich siapa Grey, belum ada laporan sich nanti jg ada laporan Grey.
Agreyta : Ohh kirain ayah sudah tahu hehehhee. Ya udah ayah aku mau bersihkan badan lalu istirahat dadah ayah
Ibu : Grey makan malam dulu sayang
Agreyta : Aku sudah makan dengan Joana tadi diluar pas pulang dari kampus mami.
Di kediaman Mikaelo sang Drakula Tampan
Mikaelo : Besok aku sudah sampai Jakarta Indonesia, tak sabar melihat wajah cantiknya . Aku sangat merindukannya. Butuh waktu ribuan tahun untuk bisa melihatmu lagi Agreyta sayang. Segera akan ku jemput dirimu ke dalam dekapan hangatku.
karena Mikaelo sang Drakula jadi dia tak perlu menunggu waktu yang lama untuk bisa ke negara manapun , dengan sekali kedipan dia bisa menembus berbagai negara.
Kembali menuju rumah Agreyta
Setelah aku selesai membersihkan badan , aku rasa ingin makanan ringan dan ingin duduk di teras luar kamarku. Saat aku melangkahkan kakiku menuju teras depan kamarku . Terkejut ku di buat , melihat ada seikat mawar putih . Aku bingung dari mana bunga mawar putih itu datangnya sementara saat aku pergi kuliah kamarku selalu terkunci.
Agreyta : Mawar siapa ini? Hei kalian roh halus ya yang sudah jail. Buang tidak buang tidak . Ahhhh Sudahlah seperti Joana bilang pikir positif saja , mungkin saja bertanda kebaikan untuk diriku.
Tak lama sesosok bayangan teman halusku bernama Jinny menampakan wujudnya. Dia adalah sahabatku dari kecil , ya sahabat tapi dari kalangan roh baik.
Jinny : ada apa tampak risau dirimu
Agreyta : Jinny kamu tahu siapa yang taruh bunga mawar putih itu ?
Jinny : Aku tidak tahu, aku baru tiba .
Agreyta : Coba kau lihat jejaknya
Jinny : Maaf sudah ku coba tak tembus. Hanya saja ada energi besar datang di terasmu barusan, tetapi aku tidak bisa melacak siapa dia.
Tak lama Jinny menghilang , Agreyta pun masuk kamar lagi dan melanjutkan tidurku karena jam sudah menunjukkan pukul 11 malam . Besok sudah banyak tugas yang menunggu di kampus bisa-bisa Agreyta akan pulang larut besok.
Malam begitu cepat berlalu , jam sudah menunjukkan pukul 07.00 pagi wib, saat aku bersiap ingin berangkat kuliah tiba-tiba bel rumahku berbunyi. Tidak biasa ada bell berbunyi sepagi ini .Lalu ibuku membuka pintu , terkejut saat aku sarapan pagi melihat kedua orang tua Joana menangis dan memberitahukan bahwa Joana menghilang sudah semalaman tidak pulang , mendengar hal ini aku sekejap bangun dari meja sarapanku memeluk tante Sarah.
Tante Sarah : Grey ...Joana dah dua hari tidak pulang , kamu tahu dia kemana Grey?
Agreyta : Pamitnya kemana tante, koq bisa nggak pulang sich. Dia cuma bilang sama aku mau ketemuan sama mantan pacarnya si Andreas . Aku dah larang karena si Andreas sedikit sikopat tante. Dah coba telpon belum tante. Aku nggak pernah di kasih tahu alamat dia. Dan nomornya yang dulu sudah ganti.
Tante Sarah : Ga pamit cuman bilang kerumah temannya , tante tidak kasih ijin malahan dia sudah berangkat, apa tante lapor polisi aja ya.
Agreyta : Hmmm kita lacak aja nomor Joana tante , kebetulan aku ada kenalan orang dalam kepolisian. Hehee mantanku sich sebenarnya si Willy. Sebentar ya aku telefon dulu Willy . Tenang tante jangan panik ya.
Segera aku menghubunngi Willy...mantan pacarku seorang kepala kepolisian.
flashback 2 tahun yang lalu..saat aku masih pacaran sama Willy.
Sebelum aku menjadi jomblo saat ini dulu aku sempat berpacaran selama 1 tahun dengan Willy . Namun hubungan kami tidak dapat berlanjut lama dikarenakan aku belum siap menikah pada saat itu. Sekarang Willy sudah memiliki tunangan bernama Isabella. Aku dan Willy hanya sebagai sahabat sekarang tak lebih.
Kembali ke Agreyta ,
"tutt ....tuttt ( nada sambung telefon ke Willy )
Willy : Ya Haloo...ada apa Grey mantan terindahku😊
Agreyta : Husstt inget dah punya tunangan, begini Will Joana dah ga pulang dua hari , dia pamitnya mau ketemuan sama si Andreas si cowok psikopat itu lho.
Willy : Aduhhh Joana bikin pusing aja, ngapain coba dia begitu susah di bikin sendiri, Andreas itu lagi daftar pencarian orang di kantor kepolisian Grey sayang. Nomornya masih yang lama kan, nanti aku lacak ya keberadaanya .
Agreyta : Ya Will tolongin ya...Joana khn sahabatmu juga, berapapun biayanya aku kirim nanti.
Willy : Bayaran apa nggak usah, apa sich kamu mang aku pernah hitungan Grey. Tidak ada bayaran..untuk kamu segera aku laksanakan my princess.
Agreyta : Dasar dah punya tunangan masih aja genit , ya dah kabarin ya dan kalau sudah kedeteksi segera tangkap aja si Andreas.
Willy : hehehhe genit dikit nggak apa kan tunanganku jauh di malaysia lagi kuliah sama kayak kamu. Dah tenang begitu titik di temukan aku langsung tangkep.
Masih di kediaman Agreyta,
Kedua orang tua Joana masih cemas menunggu kabar dari Willy. Mereka semua khawatir dengan Joana takut terjadi sesuatu yang tidak di inginkan. Kita semua tahu Andreas psikopat .
8 Jam kemudian tepat pukul 3 sore akhirnya Willy dan tim berhasil menangkap Andreas , Joana juga sudah pulang dan kembali ke kediaman Agreyta karena kedua orang tua Joana sedang ada dirumah Agreyta. Joana terlihat sangat berantakan sekali dan wajahnya penuh luka lebam.
Agreyta : Joan aku sudah peringatkan jangan tertipu oleh Andreas lagi. Apapun alasannya ya, jangan lagi membahayakan dirimu sendiri.
Joana : Aku nggak tega saat dia bilang sedang sakit, dan nggak bisa bergerak. Ternyata ini semua hanya jebakan Andreas dia pura-pura baik tapi belakangan menyekapku dan menyiksaku.
Agreyta : Sudahlah sekarang lebih baik kau pulang istirahat , nanti aku kasih kabar ke kampus kalau kamu lagi kurang sehat. Intinya hati-hati ya.
Joana dan keluarganya akhirnya kembali pulang ke rumahnya. Joana yang masih trauma akan kejadian yang menimpanya segera di beri obat penenang oleh ibunya agar bisa rehat lebih awal.
Suara telefon Agreyta bergetar
"drrrrtttt drrrtttt" ( Telefon dari Willy )
Agreyta : Halo..ya Will ada apa?
Willy : Aku sudah menemukan lokasi dimana Joana.
Agreyta : ohh ya makasih ya atas bantuanmu.
Willy : Ya Cantik sama-sama, ya dah kamu istirahat aja kalau ada masalah bilang aja yach.
Agreyta : Ya mantanku...hehhehe
Willy : Ehh hayo...gantian genit dia...hehee , Grey sumpah aku masih sayang aku sama kamu.
Agreyta : Hahahaa aku hanya bergurau Willy, dahh ahh kita hanya masa lalu. bye.
Jam sudah menunjukkan pukul 8 malam , Agreyta harus tidur lebih awal besok tugas lebih banyak di tambah ada banyak praktek bidang IT. Bisa malam besok agreyta pulangnya. Entah apakah masih ada kendaraan apa tidak besok .
Sesampainya aku dikamarku , terkejut ada bayangan melintas cepat namun secepat kilat tidak jelas. Aku pikir Jenny teman roh halusku tetapi bukan.
Malam ini terasa dingin sekali , aku mencoba memejamkan mataku walau aku merasa sulit tidur. Sekejab bayangan itu lewat lagi di sisi belakangku. Menghilang dengan cepat lagi aroma roh itu berbeda , wewangiannya seperti aroma orang parfum elegant . Aku berusaha mengejar bayangan itu tapi menghilang lagi .
Saat aku melangkah ke teras luar kamar, benar seikat mawar putih itu ada lagi . Lalu aku tidak membuangnya tapi aku menyimpannya di vas bungaku . Aku pun kembali tidur. Besok harus berangkat pagi banyak tugas dan praktek di kampus .
Di sela Jendela kamar Agreyta bayangan hitam tadi sudah menjadi gumpalan yang padat dan membentuk lelaki Eropa tegap dengan rahang tegas , tampan. Ya dia adalah Mikaelo sang Drakula.
Mikaelo : Terima kasih Agreyta sayang bunga dariku selalu kau terima, maafkan aku sudah membuatmu terkejut . Aku hanya merindukanmu Agreyta, sudah 1000 tahun lebih aku menunggu agar kita bisa bersatu kembali. Dan kau berenkarnasi begitu cantiknya . Besok malam aku akan menjemputmu ( Mikaelo berbisik pelan sambil membelai rambut panjang Agreyta yang sangat lembut)
Takut Agreyta menyadari kedatangan Mikaelo , Mikaelo segera menghilang lagi. Benar saja Agreyta terbangun merasa ada yang berbisik dan membelai rambutnya. Tapi dia berpikir itu hanya perasaan dia saja. Agreyta kembali tertidur lagi .
Ibu dan ayah Agreyta berbicara di kamar mereka.
Ayah : Mom tadi pas Willy dateng kayaknya masih suka sama Agreyta itu. Jadi Polisi tambah cakep aja dia haha.
Ibu : Ahh Papi ini ...bukan urusan kitalah, kalau menurut mami sich Agreyta sudah tidak suka lagi sama Willy. Kalau Willy mungkin memang iya masih sayang . Kan yang mutusin anak kita hehehe dah ahh tidur dah malem
Ayah : Oke...oke...Jadi inget dulu papi pernah hampir diputusin sama mami , duhh untung nggak kejadian yang ada papi nanti bisa salah pilih .
Ibu : Duhhh masih diinget aja sich papi , kejadian jaman dahulu. Dah tidur jangan kayak masih muda aja hehee. Malu tuch sama umur papi sayang.
Kedua orang tua Agreyta walau sudah berumur tetapi masih selalu romantis banget kayak pengantin baru .
You may also Like
Paragraph comment
Paragraph comment feature is now on the Web! Move mouse over any paragraph and click the icon to add your comment.
Also, you can always turn it off/on in Settings.
GOT IT