Download App
52.29% Subarashii Classroom: Kelas Aneh! / Chapter 194: Terjebak Part 12

Chapter 194: Terjebak Part 12

"Teman-teman, aku ingin mengumumkan sesuatu." Erza berdiri di depan kelas saat kelas usai. "Aku pamit pulang," ucapnya sambil menunduk.

Tentu saja semuanya bingung. Kenapa Erza harus pamit segala? Biasanya juga tidak pamit saat akan pulang. Namun Akemi menangkap maksud sebenarnya dari Erza. Ia segera bertanya dengan nada khawatir.

"Pulang ke mana? Kamu mau balik ke Indonesia?"

Erza hanya tersenyum kecil. "Tidak, kok. Aku tetap di sini. Aku cuma mau pulang. Kamu terus semangat, ya!"

Pernyataan Erza yang seperti sebuah perpisahan membuat Akemi semakin khawatir. Erza bilang dia cuma ingin pulang, tapi maksudnya apa?

Akemi hanya tersenyum dan membalas perkataannya. "Iya, hati-hati!"

Erza lantas mendekati bangku Perotti dan bersalaman dengannya.

"Pherotti, akhu phamit phulang. Therima khasih shudah bhanyak membanthuku."

Murid asal Italia itu tersenyum. "Shama-shama. Jagha keshehatan, yha!"


CREATORS' THOUGHTS
kripik_kun kripik_kun

Update selanjutnya hari Sabtu.

Untuk ke depannya banyakin komentar ya biar Author tahu bagaimana pendapat kalian mengenai bab yang kalian baca, dan juga biar Author semakin semangat melanjutkan cerita, xixixi.

Author tidak selalu membalas komentar kalian, tapi semua komentar dari kalian pasti author baca, hehe.

Load failed, please RETRY

Gifts

Gift -- Gift received

    Weekly Power Status

    Rank -- Power Ranking
    Stone -- Power stone

    Batch unlock chapters

    Table of Contents

    Display Options

    Background

    Font

    Size

    Chapter comments

    Write a review Reading Status: C194
    Fail to post. Please try again
    • Writing Quality
    • Stability of Updates
    • Story Development
    • Character Design
    • World Background

    The total score 0.0

    Review posted successfully! Read more reviews
    Vote with Power Stone
    Rank NO.-- Power Ranking
    Stone -- Power Stone
    Report inappropriate content
    error Tip

    Report abuse

    Paragraph comments

    Login