Download App
30% City The Mist / Chapter 3: Asteroid

Chapter 3: Asteroid

Seluruh Pekerja Bangunan menyaksikan penemuan Batu yang besar di area pembangunan Apartemen.

Mandor turun dan menyuruh pekerja yang lain untuk menyingkir.

" Ambilkan aku palu besar ke sini !"

" Kalian keluar dari lubang ini !?", suruh Mandor Bangunan

Palu besar sudah dipegang oleh Mandor.

" Prookk !!"

" Proooukkk !!!"

" Pruuuuuook !!?", suara pukulan Palu besar yang diayunkan oleh Mandor dengan sekuat tenaga.

Akan Tetapi.

Batu Besar tersebut tidak hancur maupun tidak retak.

" Pak Mandor !"

" Mungkin ini Batu Asteroid dari luar angkasa !!??", jelas seorang Pekerja Bangunan.

" Baik ! "

" Panggil polisi ke sini !", teriak Mandor Bangunan

" Kamu !?", tunjuk Mandor ke seorang Pekerja Bangunan

" Cepat angkut ini ke atas ! "

" Pakai Traktor Pengangkat !!", suruh Mandor.

" Baik ! Pak Mandor !", jawab Pekerja Bangunan

Traktor Pengangkat dikerahkan untuk menarik Batu Besar ke atas.

" Pak Mandor !"

" Aku sudah hubungi polisi ke sini !", respon Pekerja yang lain.

" Ok ! Terima Kasih", jawab Mandor Bangunan

Tali-tali baja dipasang pada seluruh batu besar hingga berbentuk keranjang.

"Ngiiinnn !!"

" Ngiigiiinnn !!", suara Mesin Traktor Pengangkat

Batu Besar terangkat sedikit dari dasar tanah.

Tetapi.

Dari banyak tali baja yang terhubung ke Traktor Pengangkat.

Ada sebuah tali baja terputus.

Tali yang terputus tersebut menghantam sebuah keran air.

Muncratan air yang deras dari keran air yang rusak ini mengalir deras ke dalam lubang yang digali.

Air yang banyak hampir menutupi seperempat Batu Besar.

Air yang mengalir memasuki Pori-pori pada Batu Besar.

" Hentikan Air Keran !!!", teriak Mandor Bangunan

" Pak !!!"

" Pak Mandor !!!?"

" Mandor !!", teriak Pekerja Bangunan

" Ada apa ??!!", tanya Mandor

" Batu besarnya mengeluarkan asap putih !!!???", jelas Pekerja Bangunan

Seluruh pekerja dan Mandor bangunan sangat terkejut.

Semakin lama semakin besar.

Semakin luas semburan asap putih.

Asap putih yang menyebar ke seluruh bangunan dan rumah-rumah.

Jumlah tak terhitung asap putih ini berubah menjadi Mist ( Kabut Putih ).

Mist pun sudah menyelimuti Kota Djakarta dalam hitungan jam.

" Aaahhhh !!!"

" Aaaahh!!?"

Banyak orang berteriak ketakutan di dalam Kabut Putih.


CREATORS' THOUGHTS
TianDiZiRan TianDiZiRan

Thank Your Very Much.

Comment This is Chapter.

Kata Bijaksana Hari ini :

Kesalnya Diriku Pada Kamu.

Sekiranya.

Kamu Tak Kesal Pada Diriku.

Untuk Pertemanan Yang Sejati.

Amin..

(^/|\^)

Load failed, please RETRY

Weekly Power Status

Rank -- Power Ranking
Stone -- Power stone

Batch unlock chapters

Table of Contents

Display Options

Background

Font

Size

Chapter comments

Write a review Reading Status: C3
Fail to post. Please try again
  • Writing Quality
  • Stability of Updates
  • Story Development
  • Character Design
  • World Background

The total score 0.0

Review posted successfully! Read more reviews
Vote with Power Stone
Rank NO.-- Power Ranking
Stone -- Power Stone
Report inappropriate content
error Tip

Report abuse

Paragraph comments

Login