pada akhirnya pada percobaan ke sepuluh ia memulai lagi, dan tidak terlalu banyak menuangkan energi spiritualnya dan membiarkanya tarik menarik dengan kekuatan spiritual dari api satu warna, selama 1 setengah jam berlalu kemudian dari tungku keluar sebuah aroma harum tapi tidak seharum pil yang berhasil ia buat sebelumnya, dan muncul sebuah pil berwarna bening dan lebih banyak bintik ungu didalamnya, setelah pil terlihat jelas raut wajah kora langsung berubah sumringah, ia mengambil pil itu dan mendapati pil itu berada dalam kualitas epik yaitu hanya mengandung 20% kotoran didalamnya,
hehe! aku berhasil membuat pil kelas epik, sebagian seorang pemula sangat mustahil untuk membuat pil kelas epik, sebagian besar murid hanya bisa membuat pil berkualitas rendah sampai menengah, dan beberapa murid jeniu bisa membuat pil kelas premium, ada murid level satu yang pernah berhasil membuat pil kelas epik, dia adalah violet, seorang murid perempuan dari sekte mawar sembilan muka, yang digadang gadang sebagai seorang terpilih yang sekarang pada puncak sihir level 2, dan akan menerobos ke level 3.
kora merasa harus bersaing untuk saat ini untuk membuktikan kepada dewa sihir yang membantunya, ia harus melampaui semua murid jenius dalam akademi ini dari berbagai sekte, kemudian akan melampaui para master dan tentunya lebih tinggi lagi, matanya menyala nyala memikirkan ini karena tidak ada cara lain untuk menyelamatkan dunia sihir ini dari kegelapan kalau seseorang terlalu lemah, ia harus mengultivasi semua yang ia bisa sampai melampaui batasnya, tekatnya untuk masuk akademi hanya untuk belajar sihir lebih lanjut, tapi tidak bisa membantu mengultivasi kekuatan, jadi seseorang hanya bisa mengandalkan dirinya sendiri dan keberuntungan, karena sebagian besar murid hanya bisa menjadi penyihir level 4 sampai 5,