Baixar aplicativo
10.34% Reinkarnasi dengan kekuatan anime dan essence / Chapter 3: episode 2

Capítulo 3: episode 2

Satu setengah jam berlalu sejak Andreas mulai perjalanan dan kurang dari 200 meter lagi mencapai tujuan, alasan mengapa dia sedikit lama untuk mencapai tempat yang dapat ditempuh dalam waktu kurang dari satu jam adalah dia beberapa kali bertemu dengan kawanan babi hutan dan rusa.

Saat pertama kali menemukan kawanan rusa tersebut dia berpikir untuk mencoba skill memanah, Andreas yang belum pernah memegang busur panah selalu dan ingin meniru karakter pemanah dan sekarang adalah waktu yang tepat untuk memulai.

Betapa terkejutnya dia ketika mulai menarik busur tubuhnya bergerak secara insting mengambil pose memanah yang entah terasa seperti sesuatu yang pernah ia lakukan sampai ribuan kali.

Dan kejutan datang kedua kalinya ketika dia menembakkan anak panah, anak panah tersebut langsung melesat layaknya peluru yang ditembakkan dari senapan dan langsung mengenai target buruan.

Ketika kawanan itu sadar ada salah satu anggota yang ambruk dan mereka mulai panik, Andreas yang melihat itu segera memasang anak panah lagi dan menembak ke arah rusa yang berlarian, karena baru pertama kali menggunakan busur untuk menembak target yang bergerak, hanya beberapa panah saja yang kena sasaran.

Saat Andreas mengumpulkan hasil buruan berupa 4 ekor rusa system memberikan pilihan untuk meng harvest atau menyimpan dalam inventori, dia meng harvest salah satu buruan tersebut dan entah mengapa ada sesuatu yang terasa berkurang, ketika dia tanya system jawabannya adalah karena dia menggunakan harvest magic, sebuah magic khusus untuk memanen hasil dari hewan buruan, hasil yang didapat berupa daging, tulang, tanduk, kulit serta organ dalam bercampur dengan item yang terbawa dari game, kemudian dia memasukan buruan lainnya ke dalam inventori dalam keadaan utuh.

Hal tersebut terjadi beberapa kali, Andreas berpikir ini memang kebetulan atau ulah system, tapi dia tak merasa bersalah memburu sebanyak itu, lagipula Riverland adalah tempat yang subur dan banyak lahan pertanian jadi kehilangan puluhan rusa dan babi hutan bukanlah masalah besar.

Setelah beberapa menit berjalan Andreas sampai di tempat tujuannya, kalau boleh jujur tempat ini terlihat lebih besar daripada yang ditampilkan di TV dan segera bergegas masuk, ketika dia masuk orang-orang di tavern langsung memandangi namun langsung memalingkan muka, dia tak peduli dengan hal tersebut dan segera menghampiri salah satu meja kosong.

Saat Andreas menata barang bawaannya disamping meja seorang pelayan menghampiri untuk menanyakan pesanan.

"Milord, bolehkah saya tahu pesanan anda?." Tanya pelayan tersebut

'Milord?.' Pikir Andreas, lalu dia melihat penampilannya dan baru ingat bahwa dawnguard armor yang dia pakai terlihat baru dan mahal, mungkin orang - orang di tavern segera memalingkan wajahnya karena tidak ingin mencari masalah.

"Maaf aku bukan Lord." Jawab Andreas

"Ser kalau begitu."

"Aku juga bukan knight, aku hanya seorang pengelana." Kata Andreas sambil menjelaskan kesalahpahaman ini.

"Saya memang orang biasa, tapi saya bukan orang bodoh yang tidak tahu perbedaan antara orang biasa dan kalangan bangsawan."

"Apa maksudmu?."

"Ketika anda masuk ke penginapan ini, cara berjalan anda yang berdiri tegap seperti layaknya Lord of the Vale yang sering menginap disini, zirah yang anda pakai tidak terlihat mahal seperti milik knight dari The Vale atau The Reach tapi dari kualitas saya tahu zirah itu dibuat oleh seorang ahli dan hanya bisa dibeli oleh bangsawan yang kaya, dan yang paling jelas cara anda berbicara terlalu sopan untuk ukuran orang biasa."

Sebuah tawa kecil keluar dari mulut Andreas, dia tak menyangka hal yang di anggap sebagai hal biasa bisa dipandang berbeda oleh orang lain, belum satu hari disini sudah ditunjukkan bahwa dia tidak boleh meremehkan westeros.

Dari perkataan pelayan tersebut juga memberinya ide untuk membuat identitas samaran.

"Sayang sekali, tebakan mu salah aku bukanlah dari kalangan bangsawan atau knight, aku hanya orang biasa tapi dari keluarga kaya yang melarikan diri karena orangtuaku memaksa aku menikahi seorang gadis dari keluarga bangsawan." Kata Andreas, bagian melarikan diri adalah kebohongan yang dia buat dan soal orang kaya dengan semua isi inventori kalau bukan disebut orang kaya ya apa lagi.

Kemudian Andreas mengeluarkan 4 buah silver stag dari kantung dan meletakkannya di meja."berikan aku makanan dan minuman terbaik." dia menyodorkan dua koin pertama, "dan tip untuk nona yang memberi hiburan." Dan menyodorkan dua koin terakhir ke pelayan tersebut.

Tanpa ragu pelayan tersebut langsung menyambar keempat koin di meja dan menyimpan disaku baju.

"Silahkan tunggu pesanan akan disiapkan." Kata pelayan tersebut dan segera membalik badan melangkah menuju dapur.

Menunggu pesanan datang Andreas melihat sekeliling, karena hari lebih dari tengah hari pengunjung tavern jadi sedikit sepi karena tidak ada lagi orang yang membeli makan siang atau sekedar beristirahat dan membeli minuman.

Serta orang yang masih ada di tavern berdasarkan appraisal tidak ada yang berprofesi sebagai sellsword atau memiliki skill bertarung meskipun ada beberapa yang pernah melakukan tindak kriminal.

Andreas berjalan meninggalkan mejaku dan berjalan menuju tempat yang terlihat seperti resepsionis penginapan, disitu dia menemukan seorang pria paruh baya sedang mengecek buku.

"Aku ingin memesan kamar." Kata Andreas

"Kau ingin kamar pribadi atau kamar bersama, kamar pribadi seharga 5 stag per hari sudah termasuk makan malam dan sarapan sedangkan kamar bersama seharga 30 penny tanpa makanan, jika kau punya uang lebih ada baiknya kau menyewa kamar pribadi karena aku tak bisa menjamin barang-barangmu jika kau tidur dikamar bersama." Kata resepsionis tersebut dan langsung saja Andreas meletakan 5 stag dimeja depan resepsionis tersebut.

Resepsionis tersebut langsung mencatat nama dan menyodorkan kunci kamar."kamarmu ada dilantai 2 kamar paling ujung, kalau ingin memesan se ember air hangat itu seharga 5 penny atau tambahan lilin seharga 3 penny." Tambahnya

Andreas kembali ke meja, duduk santai mengecek senjata yang dia bawa sambil menunggu pesanan datang, tak lama berselang, pelayan yang tadi dia ajak berbincang menghampiri dengan membawa nampan berisi makanan cukup banyak dan dua buah gelas kayu berukuran cukup besar.

Melihat makanan yang cukup banyak dan merasa tak sanggup menghabiskannya, Andreas mengajak pelayan tadi untuk sedikit berbincang dan makan bersama.

Andreas mencoba salah satu hidangan daging dan merasa tidak begitu cocok dengan lidahnya yang terbiasa makan makanan yang kaya rempah, dia mencoba makanan lain atau mengkombinasikan beberapa hidangan dan berhadap ada yang cocok dengan lidahnya namun hasilnya tetap sama.

Tanpa disadari oleh Andreas, pelayan yang menemaninya makan melihatnya seperti orang kaya yang baru pertama kali merasakan makanan orang biasa.

"Kenapa tuan muda, apa makanannya tidak cocok dengan lidah bangsawan anda?." Kata pelayan tersebut dengan nada sedikit sarkas.

"Kalau boleh jujur, masakannya terlalu hambar untuk lidahku. Di tempat asalku rempah sangat murah dan mudah dicari sehingga banyak makanan yang kaya rempah." Kata Andreas, dan jawab dengan anggukan oleh orang didepan

Setelah itu kedua orang tersebut menikmati makanan dengan tenang karena tidak ada bahan pembicaraan.

Saat makanan sudah habis Andreas meminum ale yang disediakan, meskipun dia tidak begitu menyukai minuman beralkohol tapi masih lebih baik daripada air yang tidak jelas kebersihannya.

"Aku akan istirahat dikamar lantai dua paling ujung, kau bisa mengirimkan air hangat dan lilinnya sebelum makan malam." Kata Andreas sambil merapikan barang bawaannya, lalu meninggalkan pelayan yang masih memakan hidangan yang tersisa cukup banyak dimeja.

Andreas meninggalkan area tavern dan naik ke lantai 2, dikamar paling ujung dia menemukan ruangan yang terlihat cukup nyaman dengan sebuah meja dan kursi kayu, lemari yang cukup besar serta tempat tidur yang terlihat empuk dan nyaman.

Andreas meletakkan barang bawaannya di meja, lalu melepaskan zirah yang dipakainya tapi tidak memasukanya ke inventori agar tidak ada yang curiga, lalu dia berganti dengan t-shirt dan celana panjang karena merasa tidak nyaman memakai zirah seharian.

Kini Andreas merasakan nyamannya berbaring diranjang yang nyaman dan empuk, karena besok dia harus kembali melanjutkan perjalanan.


Capítulo 4: episode 3

Saat menikmati istirahat, Andreas mulai memikirkan langkah selanjutnya, system yang dia miliki mengharuskannya memiliki sebuah faksi atau bergabung dengan sebuah faksi.

Jika ia membuat faksi sendiri dia bisa memimpin faksi tersebut dan mengatur sesuai keinginannya, tapi membuat faksi sendiri bukanlah hal mudah, ia harus mencari anggota sendiri, apalagi kalau faksi itu didirikan di seven kingdom yang sudah memiliki faksi para bangsawan dan sudah berdiri sejak ratusan bahkan ribuan tahun.

Kalau Andreas bergabung dengan salah satu faksi, dia harus memikirkan untung ruginya.

Riverland dibawah keluarga Tully, daerah yang ditakdirkan sebagai daerah yang makmur saat damai dan hancur saat peperangan, Riverland yang terletak dibagian tengah seven kingdom merupakan tempat persimpangan dan berbatasan dengan 5 wilayah serta merupakan penghasil makanan terbesar kedua setelah The Reach, membuat Riverland menjadi daerah yang makmur karena banyaknya aktifitas ekonomi.

Tapi sisi buruknya Riverland memiliki beberapa hal yang fatal, dalam hal politik para river lord sering sekali terjadi perpecahan atau pertengkaran yang menyebabkan satu daerah saling tidak akur dengan daerah lainnya, yang menjadi buktinya ketika Robert's rebellion Riverland terbagi menjadi dua pihak, satu dipihak loyalis Targaryen dan satunya dipihak pemberontakan Robert Baratheon.

Dalam hal militer Riverland yang berbatasan dengan 5 wilayah dan tidak punya pelindung alami membuatnya sering menjadi medan pertempuran.

Utara Riverland ada The North dibawah keluarga Stark, The North adalah wilayah terbesar di seven kingdom, The North adalah tempat petarung handal dan lord yang menjunjung tinggi kehormatan tapi akan menderita ketika musim dingin datang.

The north memilik wilayah yang luas dan sumber daya alam yang belum tersentuh dan karena kurangnya ketertarikan pada politik membuat wilayah ini stabil karena penduduk maupun Northern Lord lebih mementingkan cara bertahan hidup ketika musim dingin datang, sehingga jarang terjadinya perpecahan.

Kekurang The North adalah wilayah yang luas tapi jumlah penduduk yang sedikit dan terpencar, serta kurangnya infrastruktur penunjang ekonomi yang membuat perdagangan antar daerah menjadi sulit, dan momok paling besar adalah turunnya salju yang tiba-tiba walaupun bukan pada musim dingin.

Di timur Riverland The Vale of Arryn dibawah keluarga Arryn, daerah lahirnya knight dan kebudayaan Andal di westeros, The Vale memiliki pegunungan tinggi yang banyak menyimpan sumber daya alam dan lembah-lembah yang subur. Serta para lord yang setia pada keluarga Arryn membuat kondisi antar wilayah jarang berkonflik

Namun The Vale masih dibayangi hantu masa lalu, mountain clan yang merupakan pendukung asli The Vale yang terdesak oleh kedatangan Andal yang lari dari ekspansi valyrian freehold, sering melakukan penyerangan terhadap desa - desa ataupun caravan dagang.

Di arah tenggara ada Crownsland, daerah yang berada langsung dibawah keluarga kerajaan, bisa dikatakan crownsland adalah salah satu paling makmur di seven kingdom, sebagai daerah yang dekat dengan ibu kota pengaruh keluarga kerajaan sangat kuat, sehingga apapun yang terjadi kau tidak boleh berseberangan dengan keluarga kerajaan.

Walau cukup stabil, namun yang menjadi masalah adalah keluarga kerajaan itu sendiri, jika mereka melakukan suatu kebodohan mau tidak mau crownsland harus berpihak pada keluarga kerajaan kalau tidak ingin menjadi musuh daerah sekelilingnya yang adalah loyalis keluarga kerajaan, ditambah lagi kalau Aerys II Targaryen sudah menjadi mad king, Andreas tidak ingin dekat dekat orang gila dengan kekuasaan besar.

Diselatan ada The Reach, jika The Vale adalah tempat lahir Knight maka The Reach adalah tempat besarnya knight. The Reach dibawah keluarga Tyrell adalah daerah paling subur dan lumbung pangan di seven kingdom, daerah yang terkenal dengan festival dan turnamen, daerah yang makmur karena menjual hasil pangan keseluruh seven kingdom.

Meskipun The Reach terlihat stabil dipermukaan tapi rivalitas beberapa keluarga yang merasa lebih pantas untuk memimpin The Reach yang membuat sebagian wilayah tidak akur, namun hanya bisa menelan rasa pahit karena selama keluarga Targaryen masih mempunyai kepercayaan terhadap keluarga Tyrell tidak ada yang bisa menggoyahkan posisi Tyrell di The reach.

Di barat ada The Westerland dibawah keluarga Lannister, daerah terkaya di seven kingdom berkat ekspor logam ataupun logam berharga, berkat kehancuran Keluarga Rayne dan Tarbeck oleh Tywin Lannister membuat lord di westerland tak mau mencari gara - gara satu sama lain, dan sampai sekarang the rain of Castamere masih terdengar menakutkan untuk penduduk Westerland.

Andreas tidak memilih stormland karena tidak begitu paham tentang daerah itu selain memiliki banyak hutan, curah hujan yang tinggi, serta budaya militernya.

Begitu pula Dorne, Meskipun Andreas lahir dan besar di negara tropis dia belum mau menghabiskan hidupnya di daerah padang pasir, serta Dornish lord terkenal dengan racun dan kelicikannya sehingga ia tak mau selalu berjaga - jaga.

Dan Iron island adalah sesuatu yang Andreas tak ingin ada hubungan sedikitpun, Andreas yang lahir di lingkungan yang modern dan beradab tak akan mungkin mendekatkan diri pada kumpulan masyarakat sampah yang hanya bisa melakukan kerusakan dan merampas hal yang bukan miliknya karena terlalu malas untuk melakukan hal produktif yang dipandang rendah oleh mereka.

Antara wilayah tersebut hanya 3 yang mempunyai kota besar Lannisport di Westerland, Oldtown di The Reach dan King's landing di Crownsland, tapi hanya 2 kota yang jadi pilihan karena jelas king's landing bukanlah tempat yang cocok jika nanti Aerys Targaryen sudah menjadi gila, jika memulai membangun kekuatan di kota seperti Lannisport atau Oldtown akan sangat sulit, tak hanya persaingan tapi juga akan mengusik hegemoni faksi yang sudah ada, bahkan tak mungkin Andreas bisa saja tidak sadar telah menjadi pion bagi faksi tersebut, dan seandainya ia mengunakan uang di inventorinya untuk membeli tanah pasti jumlah yang dibutuhkan sangat besar.

Dan satu lagi yang menjadi pertimbangannya yaitu pengaruh faith of the seven, faith yang terkenal kebenciannya terhadap sihir dan septon yang bisa dibeli dengan uang atau kenikmatan duniawi, membuatnya sedikit khawatir.

The Vale dan Riverland juga hampir sama meskipun tak ada kota besar di Riverland tapi dengan daerah tetangga yang selalu ada perselisihan lama - lama pasti akan menyeret dirinya kedalam persoalan tersebut, dan jika di The vale yang jadi masalah adalah mountain clan yang meneror penduduk juga kurang jalan yang layak akibat banyaknya gunung dan lenbah.

Akhirnya pilihan paling aman adalah The North, The North yang banyak di huni oleh First Man yang menganut faith of old god setidaknya lebih menerima adanya sihir dibanding orang di selatan, meskipun tidak memiliki banyak penduduk serta tanah yang subur, setidaknya dia bisa membuat faksi dengan tenang.

Tanpa sadar waktu di system sudah menunjukkan jam 3 sore Andreas juga sudah sedikit mengantuk karena berbaring terlalu lama, lalu dia mengeset alarm di system untuk membangunkannya beberapa menit sebelum matahari tenggelam.

Waktu berlalu Andreas terbangun karena alarm di system dan menemukan ruang yang didiami kini menjadi cukup gelap karena satu - satunya sumber cahaya sudah mulai tenggelam.

Secara insting Andreas lalu mencari smartphone yang biasa dia letakan di samping kepala ketika tidur, karena tak segera menemukan smartphone miliknya Andreas segera bangun lalu menemukan bahwa dia tidak lagi berada di kamar kos sewaannya dan akhirnya sadar bahwa semua yang terjadi bukanlah mimpi.

Sesaat kemudian ketukan pintu membuyarkan lamunannya.

"Tuan pesanan air hangat dan lilin sudah disiapkan, makan malam juga sudah ada di tavern" kata suara dari balik pintu.

Andreas bergegas menuju pintu tapi tidak langsung membuka penuh namun hanya sebagian untuk mengintip siapa yang berada di depan kamarnya, disana ada sesosok gadis remaja membawa nampan berisi air beserta sebuah handuk kecil dan sebuah tempat lilin dengan lilin yang belum dinyalakan.

"Taruh semua didepan pintu, dan ini bayaran untuk pesanannya." Kata Andreas pada gadis didepan pintu serta memberikan 10 penny padanya, dan segera menutup pintu.

Setelah itu Andreas mendengar suara barang diletakkan di lantai dan terdengar langkah kaki yang semakin samar, tak lama kemudian dia langsung membuka pintu kamar dan memasukkan barang yang ada didepan pintu lalu meletakkan barang tersebut di meja kamar.

Andreas lalu menggunakan air tersebut untuk menyeka tubuhnya yang kotor karena perjalanan tadi, ketika dia melihat tempat lilin terlihat tak ada batu api untuk menyalakannya dan teringat bahwa dia mempunyai beberapa sihir destruction yang ingin dicoba.

Karena Andreas berada di ruangan tertutup dia hanya mencoba sihir level terendah, Andreas memikirkan sihir flame lalu sebuah api yang cukup besar menari - nari di telapak tangannya dan ruangan jadi cukup terang karena cahaya api, lalu Andreas menyulut sumbu lilin dengan api di tangannya.

Walaupun hanya satu kali itu sudah cukup membuat Andreas puas, mungkin nanti jika dia berada di tempat yang jauh dari keramaian agar bisa mencoba sihir yang lebih mencolok.

Setelah kamar mendapatkan cukup penerangan, Andreas memakai kembali Dawnguard armor serta menggantungkan pedang di samping pinggang, lagipula di westeros makan di tavern dengan memakai zirah adalah yang biasa.

Berbeda dengan kondisi tadi siang, kini tavern jadi cukup ramai sehingga menyisakan beberapa meja yang masih kosong, Andreas menemukan beberapa orang berbaju zirah dan beberapa diantaranya dengan tabard bergambar orang membajak sawah, lalu dia memesan makan malam pada pelayan.

Andreas memilih meja yang jauh dari orang - orang tersebut, jika halnya terjadi sesuatu dia tak ingin terseret, tak lama berselang, pelayan yang siang tadi menemaninya makan datang mendekat dengan membawa makan malam pesanannya.

Pelayan tersebut meletakkan makanan dan minuman yang porsinya lebih kecil dibandingkan pesanan tadi siang.

"Silahkan menikmati, mungkin ini akan lebih cocok di lidah anda." kata pelayan tersebut,"jika anda membutuhkan teman untuk menghangatkan ranjang anda, cukup 10 stag dan saya adalah milik anda sampai besok pagi." Tambahnya.

Andreas tak terkejut dengan tawaran itu, karena sempat membaca bahwa pemilik crossroad inn juga mempekerjakan wanita penghibur sebagai pelayan menarik tamu.

"Bukannya aku tidak tertarik dengan penawaran tersebut, tapi besok aku harus segera melanjutkan perjalanan." Kata Andreas, alasan ia menolak tawaran itu karena tak mungkin dia menancapkan pedang berharganya lubang yang dia tak tahu punya STD atau tidak, dan entah mengapa hal yang penting itu malah tidak dideteksi oleh appraisal system.

"Kenapa kau masih bicara sesopan itu di depanku, padahal aku ini hanya orang biasa." Tambahnya.

"Saya sendiri tidak tahu kenapa melakukannya, tapi ada sesuatu di sekitar anda membuat saya seperti merasa dihakimi setelah saya berbicara tidak sopan siang tadi."Kata pelayan tersebut, tentu saja Andreas berpikir sejenak mendengar perkataan tersebut dan ingat bahwa dia mempunyai kharisma seorang raja berkat essence miliknya, kemudian pelayan tersebut meninggalkannya untuk melayani pembeli lainnya.

Setelah selesai menyantap makan malam, Andreas langsung kembali ke kamar beristirahat mengakhiri hari.


Load failed, please RETRY

Status de energia semanal

Capítulos de desbloqueio em lote

Índice

Opções de exibição

Fundo

Fonte

Tamanho

Comentários do capítulo

Escreva uma avaliação Status de leitura: C3
Falha ao postar. Tente novamente
  • Qualidade de Escrita
  • Estabilidade das atualizações
  • Desenvolvimento de Histórias
  • Design de Personagens
  • Antecedentes do mundo

O escore total 0.0

Resenha postada com sucesso! Leia mais resenhas
Vote com Power Stone
Rank 200+ Ranking de Potência
Stone 0 Pedra de Poder
Denunciar conteúdo impróprio
Dica de erro

Denunciar abuso

Comentários do parágrafo

Login

tip Comentário de parágrafo

O comentário de parágrafo agora está disponível na Web! Passe o mouse sobre qualquer parágrafo e clique no ícone para adicionar seu comentário.

Além disso, você sempre pode desativá-lo/ativá-lo em Configurações.

Entendi