Hallo semuanya.
Happy reading!.
_______________
Beberapa jam sebelum keberangkatan Aiden dan Lova ke bandara.
Sebuah pesan langsung masuk ke dalam ponsel genggam Lova saat dia baru saja mengaktifkan ponselnya kembali setelah seharian dalam keadaan mati. Dengan tatapan bingung Lova memperhatikan notifikasi ponselnya yang memunculkan satu pesan misterius. Lova merasa heran karena yang mengetahui nomor ponselnya hanya orang-orang tertentu dan semua orang yang mengetahui nomor ponselnya ada di hotel ini juga. Bersama dengan Aiden dan dirinya.
Oh ya sekedar informasi saja. Saat ini mereka sudah berada didalam kamar mewah sebuah hotel bintang lima yang ternyata milik Aiden juga setelah menghadiri konser besar yang diselenggarakan oleh agensi Aaron.
Aiden : Kau ini benar-benar mengganggu sekali ya!.
Author : Hey... ayolah. saling membantu antar sesama manusia.
Aiden : Kali ini ada apa lagi?(cuek).
Author : Tolong ucapkan terima kasih pada pemberi power stone untuk minggu kemaren.
Aiden : Terima kasih yang telah menyumbangkan power stone kepada author yang miskin ini.
Author : Heh?! kok gitu?!.
Aiden : Tolong sumbangkan lebih banyak power stone kalian biar dia tidak nangis di pojokan lagi karena peringkat rendah.
Author : (terharu).