Seperti terkena kutukan, Randy harus mendekam seperti seekor binatang selama 5 tahun di sebuah penjara biadab. Dia mengira hidupnya akan berakhir dibalik jeruji hotel prodeo itu, bersaing dan berjibaku dengan para penghuni penjara lain yang ingin dirinya mati. Tapi nyatanya Randy justru bebas dan langsung mempraktekkan poligami.
Dari kedua istri barunya, Randy lebih tertarik dengan wanita yang seksi dan dingin. Sempat tertolak, tapi aksinya tidak pernah berhenti membuat calon istrinya perlahan luluh. Tapi daripada itu, bukankah keluarga merupakan sebuah kelemahan terbesar? Apa yang harus Randy lakukan jika dia tidak berada disamping keluarga barunya?!
Hanya dalam satu malam kehidupan Sinta berubah drastis.
Tanpa disadari malam itu dia terbangun di suatu kamar dengan seorang pria, pria tersebut adalah paman dari kekasihnya, Rendi.
Ternyata kekasih tercintanya itulah yang dengan sengaja menyerahkan Sinta pada pamannya, Kenzi.
Sinta sangat marah kepada kekasihnya Rendi, ia tak menyangka kalau kekasihnya akan melakukan itu semua. Namun dibalik itu semua, Kenzi melakukan sesuatu yang mengejutkan Sinta.
Kenzi yang saat itu mungkin hanya berniat bermalam dengan Sinta, tanpa sadar telah jatuh cinta pada Sinta. Dan dengan perasaan sadar, Kenzi menyebut Sinta “wanitaku”.
Dewi bukan seorang gadis yang biasa dimanja. Bahkan, ketika dia dibuang ke desa oleh keluarganya, kecerdasan dan kedisiplinannya membuat Dewi memiliki bakat yang tak terkalahkan.
Ketangguhan Dewi pun semakin ditantang ketika orangtuanya memanggil Dewi kembali, hanya untuk menjodohkan Dewi dengan seorang pria sekarat! Tentu ini bukan jalan hidup yang dia inginkan! Lagipula, wanita mana yang mau punya suami lumpuh dan tidak berguna? Kerjaannya hanya berbaring di tempat tidur dan berbicara kata-kata mesum pada Dewi!
Sungguh keterlaluan!