"Kamu serius mau ajak aku nikah secepatnya, tapi kenapa begitu mendadak?" Maya menatap Axel dengan tatapan yang sulit di artikel.
"Memangnya kenapa, bukanya lebih cepat itu adalah lebih baik?" Axel bangkit dari duduknya dan menghampiri Maya, ia langsung mengecup bibir Maya di sana.
Padahal di sana sedang ada pelayan toko baju tersebut, dan pelayan itu langsung menunjukan kepalanya saat melihat pemandangan itu.
Maya langsung mendorong tubuh Axel.
Maya merasa terkejut dan juga malu karena di sana ada banyak pelayan yang memperhatikan mereka.
"Dih, kamu apa-apaan sih, aku malu tau, lihat tuh, semua orang sedang menatap kita!" Maya memukul dada bidang Axel.
Axel langsung memeluk Maya dan membiarkan kepala Maya bersandar di dada bidangnya.
"Aku tidak bisa menahan rasa yang ada, melihat kamu menggunakan gaun ini, itu terlihat sangat cantik." Axel mengucapkan kata-kata itu dengan nada lembut. Maya mendengar hal itu tentunya hanya bisa tersenyum.