Jam sembilan lewat lima belas menit, Ayla sudah menunggu Abian sejak jam delapan dan sampai sekarang masih juga menunggu tanpa adanya tanda-tanda kepulangan Abian. Rasa cemas, curiga juga keresahan menyerubungi batin Ayla sampai dia berpikir bahwa suaminya itu pulang ke rumah kontrakan Maya terlebih dahulu.
Di depan cermin, Ayla berusaha untuk menyisir rambutnya yang padahal sudah di sisir berulang kali. Sepertinya dia memang sengaja menyari kesibukan untuk menunggu Abian, meski sebenarnya dia tidak sesibuk itu. Bahkan di belakangnya masih ada si kembar.
Dia beranjak dari duduk dan mulai membantu Mira untuk menidurkan si kembar sambil di beri asi. Bayi yang sudah berusia satu tahun ini terkadang harus di beri asi dulu baru bisa tidur. Padahal mereka tidak terlalu sering menyusu dulu, tapi entah bagaimana ceritanya sekarang malah semakin lengket dengan asi.