Unduh Aplikasi
31.35% Adisi / Chapter 111: Boleh, kan?

Bab 111: Boleh, kan?

Namun tidak ada kabarnya dari Gilang membuat Keara frustasi setengah mampus. Keara sampai bingung, kok bisa Gilang ini bawa efek yang sebegitu kuatnya pada Keara.

Padahal kalau ada Gilang pun cowok itu kerjaannya juga hanya godain atau jahillin Keara.

Keara mengigit bawah bibir. Gadis itu sempat melirik Vaden yang tersenyum ceria sebelum menaiki jok motor pemuda itu.

Ia mengulum bibir. Merasa hati kecilnya untuk menurut memilih mengikuti Vaden untuk hari ini. Sesekali pikirnya, Keara hari ini benar-benar merasa penat.

Vaden menggedikan bahunya. "Gak tau Ra... ikut motor aja maunya jalan kemana," kata Vaden membuat Keara melotot lebar.

"Iaaah... kok gitu sih kak, nanti kalau kesasar gimana. Aku baru loh kak di Jakarta," protes Keara langsung khawatir.

Vaden yang mendengar hal itu malah tertawa lebar. "Tenang aja Ra... sekarang jaman canggih ada google map. Lagian selagi di jalan besar begini pasti masih bisa kelacak kok," kata Vaden menenangkan.


Load failed, please RETRY

Hadiah

Hadiah -- Hadiah diterima

    Membuka kunci kumpulan bab

    Indeks

    Opsi Tampilan

    Latar Belakang

    Font

    Ukuran

    Komentar pada bab

    Tulis ulasan Status Membaca: C111
    Gagal mengirim. Silakan coba lagi
    • Kualitas penulisan
    • Stabilitas Pembaruan
    • Pengembangan Cerita
    • Desain Karakter
    • Latar Belakang Dunia

    Skor total 0.0

    Ulasan berhasil diposting! Baca ulasan lebih lanjut
    Laporkan konten yang tidak pantas
    Tip kesalahan

    Laporkan penyalahgunaan

    Komentar paragraf

    Masuk