Aku adalah salah satu dari sekian ribu anak yang kurang beruntung--bahkan sangat tidak beruntung. Karena kami yang hidup di zaman ini harus berhadapan dengan kiamat mengerikan, saat inilah mimpi buruk manusia terwujud. Setelah banyak sekali bencana alam terjadi, kukira itulah akhir dari kehidupanku. Ternyata aku salah, sampai detik ini pada kiamat lain yang menyusul. Bukan hancurnya dunia apalagi musnahnya manusia. Justru manusia semakin banyak memenuhi bumi, tapi bukan semuanya manusia normal ....
Manusia itu terkena sesuatu yang menginfeksi dirinya, kami menatap iba orang-orang tidak beruntung itu. Mereka terlihat layaknya orang keracunan, awalnya hanya seperti sakit jiwa. Lama-kelamaan mereka malah kembali sadar tapi keadaan tubuh mereka justru memburuk. Mata mereka memerah, kulitnya melepuh seperti terbakar, dari setiap napasnya mengeluarkan asap. Tak bisa diprediksi berapa lamanya, tiap orang berbeda-beda. Ada yang prosesnya cepat, ada juga yang hingga berbulan-bulan. Setelah di titik akhir mereka akan berteriak-teriak dan menggeliat seperti cacing kepanasan, hingga di ujung jalan akan terdengar suara letupan aneh. Letupan itu disebabkan oleh perut mereka yang pecah, kita akan disuguhkan aliran darah mulai membanjiri mayatnya. Organ dalam tubuhnya berasap dan sudah dipenuhi belatung, mayat yang meletup itu akan menyuguhkan bau busuk menyengat hingga puluhan meter.
Selain itu badai pasir sering melanda beserta makhluk mengerikan yang dibawanya, makhluk itu memangsa manusia maupun hewan setiap malam tiba selama badai masih menaungi. Tak lupa musim dingin yang kini sudah bisa melanda seluruh dunia sekaligus, pemanasan global sudah musnah. Digantikan dengan pergantian musim yang ketat setiap tahun.
Terbayang sudah keadaan dunia tanpa teknologi, karena semua itu telah lenyap dimakan bumi ketika mengamuk. Sehingga kami harus bertahan hidup apa adanya dengan yang tersisa di sini. Saat ini ....
~End of prolog~
Bacaan ini bisa dibaca oleh umur 13 tahun ke atas, dan bagi yang membenci darah atau hal lain yang menjijikan jangan lanjutkan karena cerita ini penuh dengan unsur-unsur trhiller semacam itu. Sekian terimakasih dan selamat datang di Trasnmittal!
Salam kece,
— Un nuevo capítulo llegará pronto — Escribe una reseña