App herunterladen
94.2% Thrill Love / Chapter 65: Aku ingin menemuimu...

Kapitel 65: Aku ingin menemuimu...

Soo jung sedang bersiap-siap untuk pergi menemui salah satu hair style yang biasa membantu Soo jung untuk mengecat rambut atau sekedar menata rambutnya, Soo jung mengenakan celana jeans yang di padukan dengan kaos putih dengan lengan yang berwarna hitam untuk sepatu Soo jung lebih memilih mengenakan sepatu kets berwarna putih

"Ibu aku pergi dulu" kata Soo jung sambil mencium pipi sang ibu

"Baiklah hati-hati dijalan"

"Okay..." jawab Soo jung singkat

"Oh ya dimana Kakak mu?"

"Dia sedang bersiap-siap"

"Apakah kalian akan pergi bersama?" tanya Man wol

"Iya, bu" jawab Soo yeon yang mucul dari belakang sang ibu

"Baiklah hati-hati di jalan dan jangan pulang terlalu malam"

"Baik bu" jawab Soo yeon sambil mencium pipi sang ibu.

Soo jung dan Soo yeon berjalalan menuju garasi mobil yang terletak di samping rumah mereka, Soo jung dan Soo yeon memilih mengendarai Chevrolet C7 

"Soo jung kau yang menyetir" kata Soo yeon sambil memberikan kunci mobilnya pada Soo jung

"Baiklah" jawab Soo jung lalu mereka masuk kedalam mobil itu

"Oh ya Kak, apakah Felix dan Lucy juga ikut"

"Hem... tidak aku menyuruh mereka untuk beristirahat untuk besok"

"Apakah Kakak yakin kita hanya pergi berdua saja tanpa pengawalan?" tanya Soo jung

"Ya kenapa tidak"

"Aku tidak yakin Kak Tyler akan membiarkan kita pergi tanpa pengawasan, Ah... bukan kita tapi Kakak" goda Soo jung

"Ayolah Soo jung kita bukan tawanan perang yang harus selalu dalam pengawasan" jawab Soo yeon yang membuat Soo jung tertawa lalu Soo jung mulai melajukan mobilnya.

*** *** ***

Ji hoon baru saja menyelesaikan rapatnya dengan beberapa clientnya 

"Wah... aku tidak menyangka kalau mereka akan setuju secepat itu" kata Chang min yang berjalan di samping Ji hoon 

"Aku rasa mereka sangat puas dengan penawaran kita"

"Ya aku rasa juga begitu" jawab Chang min, Ji hoon mengeluarkan ponselnya dari saku celananya Ji hoon menatap layar ponselnya sejenak lalu menghela nafasnya dan kembali memasukkan ponselnya ke dalam saku celananya, Chang min memperhatikan wajah Ji hoon yang terlihat sedikit lesu

"Apakah Soo jung masih belum menghubungimu?" tanya Chang min

"Ya begitulah, rasanya aku ingin pergi menyusulnya saja" 

"Lalu kenapa kau tidak melakukannya"

"Aku tidak bisa, aku sudah berjanji padanya untuk tidak menyusulnya, lagi pula disini masih banyak pekerjaan yang harus aku selesaikan untuk proyek baru kita" jawab Ji hoon

"Ah... kau benar, baiklah nanti aku akan menanyakan kabar Soo jung pada Min ji, mungkin Min ji bisa menghubungi Soo jung" kata Chang min menenangkan Ji hoon, Ji hoon hanya menganggukkan kepalanya

"Baiklah kalau begitu aku akan kembali bekerja" kata Chang min sambil menepuk bahu Ji hoon, Ji hoon berjalan menuju ruangannya dengan langkah yang sedikit berat, Saat Ji hoon masuk kedalam ruangannya Ji hoon melihat seorang pria sedang duduk di kursinya pria itu mengenakan jas berwarna maroon Ji hoon mengeraskan rahangnya dan tetap bersikap tenang

"Akhirnya kau selasai juga Kak Ji hoon" kata Pria itu yang tak lain adalah Seo won

"Apa yang kau lakukan disini?" tanya Ji hoon sambil memasukkan tangannya ke dalam saku celananya

"Aku hanya ingin melihat-lihat perusahaanmu dan juga aku ingin menemuimu karena sudah lama sekali kita tidak bertemu"

"Tapi aku tidak ingin bertemu denganmu. jadi lebih baik kau pergi dari sini sekarang"

"Wah... apakah seperti ini caramu menyambutku Kakak Sepupu" kata Seo won sambil berjalan menghampiri Ji hoon

"Ayolah Kak, jangan seperti ini" kata Seo won sambil menepuk bahu Ji hoon 

"Aku tidak punya waktu untuk menghadapi orang sepertimu jadi lebih baik kau pergi sekarang"

"Hahaha...apakah kau yakin akan mengusirku sekarang" kata Seo won sambil tersenyum licik

"Aku tidak menyangka bahwa sekarang kau sudah memiliki seorang kekasih, apakah kau tidak ingin memperkenalkanku pada calon kakak iparku itu"

"Jika kau berani menyentuhnya aku tidak akan tinggal diam"

"Ayolah, aku hanya ingin berkenalan dengannya"

"Dia tidak ada hubungannya denganmu Seo won"

"Tentu saja ada, setiap orang yang berhubungan denganmu tentu saja harus berhubungan denganku, apalagi jika dia adalah seorang gadis yang cantik seperti kekasihmu itu"

"Hentikan omong kosongmu" kata Ji hoon sambil menarik kerah baju Seo won

"Hahaha... melihat reaksimu seperti ini aku jadi semakin penasaran dengan gadis itu"

"Aku peringatkan sekali lagi padamu. jika kau berani menyentuhnya aku akan menghabisimu"

"Coba saja jika kau bisa Ryu Ji hoon" kata Seo won sambil melepaskan cengkraman Ji hoon dari kerah kemejanya, Seo won merapikan bajunya sambil tersenyum kepada Ji hoon

"Kali ini aku tidak akan membiarkanmu menang dari ku, Aku bersumpah akan menghancurkanmu" kata Seo won sambil menepuk bahu Ji hoon setelah itu Seo won pergi meninggalkan Ji hoon.

Ji hoon mengepalkan tangannya

"Aku tidak akan membiarkanmu menyetuh Soo jung" gumam Ji hoon, Ji hoon mengeluarkan ponselnya dari saku celanya lalu menghubungi seseorang 

"Aku ingin kau mengawasi Seo won"

"..."

"Jangan sampai kau melewatkan hal sekecil apapun" kata Ji hoon setelah itu Ji hoon, duduk di kursinya sambil mengusap wajahnya tiba-tiba satu notifikasi pesan masuk keponsel Ji hoon

✉️ Maaf karena aku baru menghubungimu, aku baik-baik saja jadi kau tidak perlu mengkhawtirkanku sekali lagi aku minta maaf 

baca Ji hoon, Ji hoon tersenyum membaca pesan dari Soo jung, dan saat itu hatinya mulai menghangat dan melupakan kekesalannya saat bertemu dengan Seo won.

*** *** *** 

Seoul National University Hospital

Saat ini Min ji sedang berada di ruangannya sambil memeriksa hasil laporan beberapa pasien yang di tanganinya tiba-tiba Ponsel Min ji berdering pertanda panggilan masuk Min ji melihat nama Soo jung tertera di layar ponselnya

"Hallo" jawab Min ji

"Bagaimana kabarmu?" tanya Soo jung

"Aku baik, namun aku harus bekerja ekstra"

"Ah... maafkan aku"

"Hahaha... kau tidak pelu meminta maaf, lagi pula kau juga sering membantuku, jadi tidak ada salahnya jika kali ini aku membantumu"

"Wah... aku terharu mendengarnya" kata Soo jung

"Hahaha.... oh ya bagaimana dengan keadaan orang tuamu?" tanya Min ji

"Ah... mereka baik-baik saja"

"Syukurlah kalau begitu, Oh ya apakah kau sudah menghubungi Ji hoon dia terlihat sangat mencemaskanmu"

"Ya, Aku sudah mengirim pesan padanya"

"Lalu kapan kau akan kembali?"

"Entahlah aku belum tahu, mereka belum mengijinkanku untuk kembali"

"Kau pantas menerimanya Soo jung"

"Apakah sekarang kau mengejekku"

"Hahaha... tidak, tapi aku rasa paman dan bibi sangat merindukanmu dan lagi pula kau juga membutuhkan waktu untuk berlibur"

"Yang kau katakan ada benarnya juga"

"Tentu saja, dan utuk pekerjaanmu serahkan saja padaku aku kan mengurusnya"

"Terima kasih" jawab Soo jung

"Kau tidak perlu sungkan aku dengan senang hati akan membantumu"

"Aku beruntung bisa memiliki teman sepertimu"

"Wah... kenapa kau tiba-tiba menjadi berlebihan seperti ini"

"Hahaha... aku hanya mengatakan yang sebenarnya Min ji"

"Baiklah...baiklah... kau menang"

"Tentu saja aku harus menang" kata Soo jung yang membuat Min ji kembali tertawa

"Min ji, aku harus pergi sekarang nanti aku akan kembali menghubungimu"

"Baiklah" jawab Min ji setelah sambungan telfon terputus Min ji kembali meletakkan ponselnya di atas Meja.

"Dokter Kim ada seseorang yang mencari anda" kata seorang perawat yang msauk kedalam ruangan Min ji

"Suruh dia untuk masuk" jawab Min ji 

"Baik Dokter" kata perawat itu keluar dari ruangan Min ji, tak lama setelah perawat itu keluar Min ji melihat Chang min masuk kedalam ruangannya

"Chang min" panggil Min ji, Chang min tersenyum ke arah Min ji

"Apakah pekerjaanmu sudah selesai?" tanya Chang min sambil duduk di seberang meja Min ji

"Hem... hampir, apa yang membawamu kemari?"

"Ah... aku ingin mengajakmu makan malam" jawab Chang min

"Wah... tidak biasanya kau mengajakku untuk makan malam"

"Hahaha... suasana hatiku sedang baik hari ini" 

"Baiklah, kalau begitu tunggu sebentar aku akan segera menyelesaikan pekerjaanku" 

Chang min hanya menganggukkan kepalanya, Min ji kembali melanjutkan pekerjaannya yang sempat teertunda karena kedatangan Chang mi, Chang min terus memperhatikan Min ji yang sangat serius membaca laporan pasiennya

"Jangan menatapku seperti itu Chang min" kata Min ji, namun mata Min ji masih melihat laporan yang ada di tangannya, Chang min mengalihkan pandangannya dari Min ji

"Ah... sial" gumam Chang min, Min ji melirik Chang min sekilas lalu tersenyum sambil menggelengkan kepalanya. Tiba-tiba ponsel Min ji berdering pertanda panggilan masuk, Chang min melihat layar ponsel Min ji dan disana Chang min bisa melihat emoji yang berbentuk hati

"Sebentar" kata Min ji, Chang min menganggukkan kepalanya.

Min ji menjawab panggilan itu 

"Hallo" kata Min ji

"..."

"Baiklah, aku mengerti"

"...."

"Hem... sampai bertemu di akhir pekan" jawab Min ji lalu memutuskan sambungan telfonnya, Min ji menghela nafasnya dan semua itu tak luput dari pandangan Chang min, wajah Min ji terlihat sedikit lesu

"Apa yang terjadi?" tanya Chang min

"Bukan apa-apa" jawab Min ji sambil memaksakan senyuman dibibirnya

"Jika kau tidak ingin mengatakannya tidak masalah, Oh ya apakah pekerjaanmu sudah selesai?" tanya Chang min

"Sudah"

"Jadi, apakah kita bisa pergi sekarang?" tanya Chang min

"Okay" jawab Min ji sambil merapikan mejanya yang di bantu oleh Chang min.

"Aku saja yang merapikan ini" kata Min ji

"Serahkan ini padaku, lebih baik sekarang kau mengganti bajumu terlebih dahulu" saran Chang min, karena saat ini Min ji masih memakai pakaian operasinya dengan Jas Dokternya.

"Baiklah, sebaiknya kau menyusunnya berdasarkan abjadnya agar aku mudah menemukannya"

"Aku mengerti Dokter Kim" kata Chang min sambil memberi hormat pada Min ji, dan hal itu membuat Min ji tersenyum melihat tingkah Chang min.

Chang min mulai merapikan meja Min ji, Min ji memperhatikan Chang min sambil memasukkan tangannya kedalam saku jasnya

"Dokter Kim, lebih baik kau mengganti pakaianmu sekarang, kau tenang saja aku akan melakukannya sesuai dengan perintahmu" kata Chang min saat melihat Min ji masih berdiri di belakangnya.

"Baiklah lakukan dengan benar" jawab Min ji lalu setelah itu Min ji pergi ke ruang ganti meninggalkan Chang min yang masih sibuk merapikan meja Min ji


next chapter
Load failed, please RETRY

Geschenke

Geschenk -- Geschenk erhalten

    Stapelfreischaltung von Kapiteln

    Inhaltsverzeichnis

    Anzeigeoptionen

    Hintergrund

    Schriftart

    Größe

    Kapitel-Kommentare

    Schreiben Sie eine Rezension Lese-Status: C65
    Fehler beim Posten. Bitte versuchen Sie es erneut
    • Qualität des Schreibens
    • Veröffentlichungsstabilität
    • Geschichtenentwicklung
    • Charakter-Design
    • Welthintergrund

    Die Gesamtpunktzahl 0.0

    Rezension erfolgreich gepostet! Lesen Sie mehr Rezensionen
    Unangemessene Inhalte melden
    error Tipp

    Missbrauch melden

    Kommentare zu Absätzen

    Einloggen