Download App
58.42% lama-lama juga cinta / Chapter 111: Ben POV

Chapter 111: Ben POV

Gadis itu duduk dengan pandangan kosong ke arah lautan di bangku kosong paling ujung di rooftop kafeku yang sengaja kututup lebih awal karena Clara bilang butuh suasana yang tenang. Ia tidak memedulikan hembusan angin malam yang dingin dan kencang yang membuat rambutnya yang digerai menjadi berantakan. Wajahnya sembab, seolah habis menangis berjam-jam, atau mungkin dia memang habis menangis.Tadi siang Binar pulang dari sekolah dalam keadaan menangis dan enggan berbicara dengan siapapun, termasuk aku. Dia mengurung diri di kamarnya yang juga merupakan kamar Clara dengan tetap menangis. Aku panik dan menelepon Clara yang kurasa lebih tahu apa yang terjadi dengan Binar, atau tepatnya terjadi pada mereka. Perkiraanku mereka sedang bertengkar hebat. Jauh lebih hebat dari sekedar pertengkaran kecil yang selalu terjadi pada mereka hampir setiap hari. Sungguh aku ingin melakukan sesuatu untuk menghibur mereka tapi aku tidak tahu apa yang harus kulakukan.


Load failed, please RETRY

Gifts

Gift -- Gift received

    Weekly Power Status

    Rank -- Power Ranking
    Stone -- Power stone

    Batch unlock chapters

    Table of Contents

    Display Options

    Background

    Font

    Size

    Chapter comments

    Write a review Reading Status: C111
    Fail to post. Please try again
    • Writing Quality
    • Stability of Updates
    • Story Development
    • Character Design
    • World Background

    The total score 0.0

    Review posted successfully! Read more reviews
    Vote with Power Stone
    Rank NO.-- Power Ranking
    Stone -- Power Stone
    Report inappropriate content
    error Tip

    Report abuse

    Paragraph comments

    Login